Home » , » RESEP SEHAT KELUARGA BAHAGIA

RESEP SEHAT KELUARGA BAHAGIA

Written By Unknown on Kamis, 26 Desember 2013 | 04.25

Sejak kecil, kami dibiasakan oleh ibu untuk selalu makan di rumah dan tidak terlalu banyak jajan di luar. Setiap berangkat ke sekolah, kami wajib untuk sarapan di rumah, bukan beli nasi bungkus di sekolah. Kalau belum sarapan di rumah, kami dilarang keras berangkat ke sekolah. Ibu juga selalu membuat masakan tiap hari, dan hampir tidak pernah membeli lauk, apalagi nasi di luar. Kata ibu, memasak sendiri itu hemat dan sehat.

Kebiasaan membuat masakan sendiri ini kemudian saya praktekkan ketika saya di pesantren dan di asrama tempat saya kuliah. Saya memilih untuk masak sendiri makanan saya dan menghindari makanan-makanan instan. Kebiasaan ini tidak saja membuat uang jajan lebih awet, tapi juga membuat saya bisa lebih banyak berbagi dengan teman-teman di pesantren. Saya juga bisa lebih banyak mencoba masakan-masakan baru dan tentu saja ini membuat sedikit banyak kemampuan memasak saya meningkat, meski belum bisa dikatakan ahli memasak.

Ketika menikah, pekerjaan memasak menjadi lebih menarik bagi saya. Setiap kali memasak, saya merasa sedang membuat rancangan besar untuk orang tersayang, tentunya berharap masakan itu enak dinikmati dan akhirnya mendapat pujian sang pujaan hati. Hampir tiap hari saya memasak sendiri makanan di rumah. Apalagi sejak anak pertama saya lahir, saya jadi lebih banyak belajar tentang resep-resep makanan balita yang sehat. Saya benar-benar selektif memilih bahan-bahan yang saya gunakan untuk memasak, bahan-bahan yang sehat, alat-alat yang steril, dan tempat penyimpanan yang aman.

Karena saya memilih untuk memberikan ASI eksklusif untuk anak saya, saya kemudian melanjutkan pemberian makanan pendamping ASI yang homemade. Saya merasa sayang kalau bila MPASI untuk anak saya adalah makanan-makanan instan. Bagi saya, kebiasaan hidup sehat dimulai dari pola makan yang sehat. Dan pola makan yang sehat dimulai dari pemilihan makanan yang sehat, yang salah satunya bisa dilakukan dengan memasak sendiri makanan keluarga. Dengan memasak sendiri makanan keluarga, saya tahu betul dan bisa pastikan kalau makanan itu benar-benar sehat dan bergizi. Karena itu, saya bersedia “susah” sedikit dengan memasak sendiri makanan anak dan keluarga. Sehari sebelum anak saya berusia enam bulan, saya dibantu suami benar-benar menyiapkan keperluan MPASI sang buah hati. Jadual kegitan sehari-hari pun berubah dengan penambahan alokasi waktu memasak. Namun, seiring berjalannya waktu, saya semakin terbiasa dengan kebiasaan masak-memasak untuk keluarga.

Tentu saja, saya merasa sangat puas dengan semua ini. Saya merasa telah memberikan yang terbaik untuk anak saya. Sang anak juga terbiasa makanan yang saya masak dan saya tidak mengalami kesulitan memberikan makan kepadanya. Selain itu, si kecil juga lebih jarang sakit dan hampir tidak pernah terganggu pencernaannya atau sakit karena makanan.

Bagi saya, memasak makanan keluarga adalah wujud cinta saya kepada keluarga. Lebih dari itu, memasak makanan keluarga adalah menjaga kesehatan keluarga yang saya sayangi. Dengan keluarga sehat, kebahagiaan akan terasa sempurna.

artikel By .http://resepsehat.com/2013/09/30/memasak-sendiri-resep-hidup-sehat-keluarga/

posted By. wildanjsaputra
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. INFO TERKINI 2013 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger